Thu. Oct 15th, 2026

Sejarah

Sejarah Polres Pesisir Selatan
Polres Pesisir Selatan resmi dibentuk pada 1 Januari 2003 menyusul pemekaran kewilayahan dari Polres Padang dan Polres Dharmasraya untuk menjawab kebutuhan keamanan di wilayah pesisir Sumatera Barat yang kian berkembang. Kapolres pertama, AKBP Z, memimpin proses perencanaan struktur organisasi dasar dan penempatan personel di Polsek–Polsek jajaran seperti Polsek IV Jurai, Polsek Koto XI Tarusan, dan Polsek Linggo Sari Baganti. Pada masa awal, fokus utama adalah menyiapkan fungsi Reserse, Intelkam, Sabhara, Lantas, Binmas, dan Propam guna menegakkan hukum serta menjaga ketertiban masyarakat di wilayah pesisir yang luas dan beragam.

Seiring waktu, Polres Pesisir Selatan menambah satuan teknis seperti Sat Resnarkoba pada 2008 untuk memperkuat pemberantasan peredaran narkotika di daerah pesisir, serta Sat Reskrim Khusus pada 2012 untuk menangani kasus-kasus kriminal berat. Pada tahun 2015, kantor Polres direnovasi dan dilengkapi fasilitas modern seperti ruang SPKT 24 jam dan layanan SKCK online untuk meningkatkan akses dan transparansi layanan publik. Program-program preventif seperti patroli laut terpadu, kampanye keselamatan berlalu lintas di jalur wisata pantai, dan desa tangguh kamtibmas semakin diintensifkan demi menciptakan Pesisir Selatan yang aman, nyaman, dan kondusif.